Roda Kahirupan
Beberapa bulan yll (malah udah lewat 1 th nih kyknya), saya sangat terkesan saat mengikuti sejenis pelatihan dan motivasi, Umat Terbaik Hidup Berkah, yang di-‘nakhodai’ oleh Ust. Samsul Arifin. Bagaimana beliau menyampaikan tips menjalani kehidupan ini secara sangat sederhana dan mudah diamalkan. Salah satu yang saya ingat sampai sekarang, ialah mengenai Roda Kehidupan. Pak Ustadz mengumpamakan dalam menjalani hidup ini sebagaimana sebuah roda. Roda, yang sangat nyaman saat kita berkendara, jika dan hanya jika roda tersebut berbentuk bulat! Apa jadinya jika roda tersebut lonjong, bergerigi, segi empat, atau bahkan tidak beraturan? Puyeng kali yah, dan sungguh sangat tidak nyaman :)
Roda Kehidupan (roda kahirupan dalam basa sundana mah, red.) yang memiliki 4 (empat) elemen, yaitu: Humanity (insaniyah/kemanusiaan), Spirituality (ruhiyah/spiritual), Materiality Morality (khulukiyah/moral). Elemen Humanity yaitu hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan kemanusiaan, insaniyah, seperti: kehidupan sosial, hubungan keluarga, kesehatan. Spirituality (maaliyah/materil), dan berhubungan dengan masalah ruhiyah, seperti kesabaran, rasa optimis, berpikir positif, rasa syukur. Materiality berhubungan dengan kebutuhan materi/kekayaan, seperti: penghasilan, kendaraan, perusahaan/bisnis/karir, rumah tinggal. Dan Morality berhubungan dengan hal-hal yang bersifat khulukiyah (akhlak), seperti: kejujuran, tanggung jawab, komitmen.
Jika keempat elemen ini seimbang, berarti roda kehidupan kita bulat dan akan nyaman menjalaninya sehingga dalam menghadapi bergulirnya kehidupan yang disertai berbagai tantangannya ini insyaAllah dapat dihadapi dengan kuenceeeng…..sekenceng sedan sport hi-speed melintasi tol cipularang :D. Jika sebaliknya? Ya bisa kita bayangkan, mengapa kadang kita tiba-tiba puyeng, pusing, sakit pinggang saat bangun pagi…dll, mungkin karena ‘roda’ tunggangan kita belum bulat ;). Mengenai standar tinggi-rendahnya tiap elemen tersebut, itu terserah kita, sesuaikan dengan kemampuan. Tidak masalah jika rodanya kecil namun hidup dapat dilalui tanpa sakit pinggang hehe.. yang penting, jangan lupa tetap junjung mimpi setinggi-tingginya. Malah sampai mimpi yang irrasional (menurut pandangan rasio manusia tentunya, dan tetap dalam koridor yg positif) sekalipun, (mumpung) tidak ada yang melarang. Bagaimana mimpinya seorang Bill Gates muda yang dianggap tidak masuk akal, bahkan dianggap gila saat itu, namun mimpi tersebut ternyata dapat terealisasi setelah 30 tahun kemudian! Oleh karena itu, meraih mimpi dengan tetap menjaga keseimbangan kehidupan insyaAllah akan tercapai secara lebih cepat, lancar, dan hambatan serta rintangan pun dapat terselesaikan.....ohh indahnya hidup ini...aamiiinn
Dari situlah, mengapa semua tulisan di blog ini, selalu menggunakan label salah satu dari keempat elemen di atas. Karena komponen kehidupan kita tidak akan jauh dari itu-itu juga koq… =)
Roda Kehidupan (roda kahirupan dalam basa sundana mah, red.) yang memiliki 4 (empat) elemen, yaitu: Humanity (insaniyah/kemanusiaan), Spirituality (ruhiyah/spiritual), Materiality Morality (khulukiyah/moral). Elemen Humanity yaitu hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan kemanusiaan, insaniyah, seperti: kehidupan sosial, hubungan keluarga, kesehatan. Spirituality (maaliyah/materil), dan berhubungan dengan masalah ruhiyah, seperti kesabaran, rasa optimis, berpikir positif, rasa syukur. Materiality berhubungan dengan kebutuhan materi/kekayaan, seperti: penghasilan, kendaraan, perusahaan/bisnis/karir, rumah tinggal. Dan Morality berhubungan dengan hal-hal yang bersifat khulukiyah (akhlak), seperti: kejujuran, tanggung jawab, komitmen.
Jika keempat elemen ini seimbang, berarti roda kehidupan kita bulat dan akan nyaman menjalaninya sehingga dalam menghadapi bergulirnya kehidupan yang disertai berbagai tantangannya ini insyaAllah dapat dihadapi dengan kuenceeeng…..sekenceng sedan sport hi-speed melintasi tol cipularang :D. Jika sebaliknya? Ya bisa kita bayangkan, mengapa kadang kita tiba-tiba puyeng, pusing, sakit pinggang saat bangun pagi…dll, mungkin karena ‘roda’ tunggangan kita belum bulat ;). Mengenai standar tinggi-rendahnya tiap elemen tersebut, itu terserah kita, sesuaikan dengan kemampuan. Tidak masalah jika rodanya kecil namun hidup dapat dilalui tanpa sakit pinggang hehe.. yang penting, jangan lupa tetap junjung mimpi setinggi-tingginya. Malah sampai mimpi yang irrasional (menurut pandangan rasio manusia tentunya, dan tetap dalam koridor yg positif) sekalipun, (mumpung) tidak ada yang melarang. Bagaimana mimpinya seorang Bill Gates muda yang dianggap tidak masuk akal, bahkan dianggap gila saat itu, namun mimpi tersebut ternyata dapat terealisasi setelah 30 tahun kemudian! Oleh karena itu, meraih mimpi dengan tetap menjaga keseimbangan kehidupan insyaAllah akan tercapai secara lebih cepat, lancar, dan hambatan serta rintangan pun dapat terselesaikan.....ohh indahnya hidup ini...aamiiinn
Dari situlah, mengapa semua tulisan di blog ini, selalu menggunakan label salah satu dari keempat elemen di atas. Karena komponen kehidupan kita tidak akan jauh dari itu-itu juga koq… =)
Labels: Humanity, Materiality, Morality, Spirituality


0 Comments:
Post a Comment
<< Home